Berita

Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno/Net

Politik

Sekjen PAN: Selain Ngutang, Pemerintah Juga Harus Fokus Jaga Pertumbuhan Ekonomi Berkesinambungan

RABU, 11 AGUSTUS 2021 | 10:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana pemerintah untuk mencari utang dengan nominal jumbo hanya bisa menjadi solusi sesaat. Pasalnya, situasi pandemi Covid-19 tidak ada yang memastikan kapan akan berakhir.

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, selain sibuk mencari utang tambahan, pemerintah juga harus fokus membuat pertumbuhan ekonomi positif berkesinambungan.

Berdasarkan data yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan Indonesia meroket 7,07 persen di kuartal II 2020 (yoy) merupakan dampak dari low base effect.


"Pertumbuhan ini bisa dipertahankan lebih stabil pertumbuhannya kalau masalah prokes diketatkan dan harus ada percepatan vaksinasi, itu saja kuncinya," kata Eddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/8).

Pasalnya, kata Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini, pertumbuhan ekonomi itu terjadi hanya sesaat akibat mobilitas masyarakat yang longgar sebelum Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, utang baru pada semester II tahun 2021 diproyeksi mencapai Rp 515,1 triliun.

Dia mengklaim proyeksi utang baru tersebut lebih kecil dari jumlah utang dalam UU APBN tahun 2021. Outlook utang sepanjang tahun ini, kata dia, hanya mencapai Rp 958,1 triliun dari semula Rp 1.177,4 triliun.

"Prognosa kita untuk semester II hanya akan mencapai Rp 515,1 triliun. Ini hal yang bagus, berarti kita mengurangi kenaikan utang yang tadinya Rp 1.177 triliun menjadi Rp 958 triliun atau turun 18,6 persen," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar), Senin (12/7). 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya