Berita

Relawan Sahabat Ganjar Provinsi Bali/Ist

Politik

Resmi Dideklarasikan, Relawan Sahabat Ganjar Bali: Beliau Pas untuk Gantikan Jokowi

SENIN, 09 AGUSTUS 2021 | 01:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai salah satu bakal calon Presiden pada 2024 yang terus meningkat hingga mencapai 20,5 persen menurut sejumlah lembaga survei jadi motivasi tambahan bagi Relawan Sahabat Ganjar Provinsi Bali untuk mendeklarasikan diri.

Gelaran deklarasi Sahabat Ganjar ini dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat di Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (8/8).

"Kami sepakat untuk mendeklarasikan Sahabat Ganjar di Bali karena itu kami mengesahkan relawan sahabat Ganjar di Bali," ujar Ketua Sahabat Ganjar Provinsi Bali, I Gusti Gede Arya Teja, usai acara deklarasi (8/8).


"Kami ke depannya juga akan melakukan berbagai kegiatan guna mendukung Pak Ganjar untuk terus maju di Pilpres 2024 nanti,” imbuh Arya Teja.

Saat ini, ucap Arya, sebetulnya jumlah relawan Sahabat Ganjar di Bali sudah mencapai ribuan orang. Tetapi, situasi pandemi membuat relawan yang hadir dalam acara deklarasi harus dibatasi.

“Masyarakat Bali sangat suka kepemimpinan Pak Ganjar, sederhana dan memiliki jiwa pemimpin yang luar biasa, ditambah lagi hasil nyata sudah terlihat. Di Jawa Tengah beliau begitu dekat dengan rakyat. Tentu menurut kami sangat pas untuk menggantikan Bapak Jokowi,” tegasnya.

Usai deklarasi, lanjutnya, Sahabat Ganjar Provinsi Bali akan menyusun berbagai kegiatan untuk membuat nama Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDI Perjuangan itu makin terkenal luas.

“Kegiatan kami ke depan tentu tidak melanggar prokes dan PPKM. Kami tetap taat pada peraturan pemerintah,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya