Berita

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Pimpinan Komisi VIII: Hingga Bulan Juli Distribusi Paket Bantuan Pemerintah Belum Bisa Dikatakan Baik

KAMIS, 05 AGUSTUS 2021 | 18:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah memang sudah menyiapkan sejumlah paket bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Hanya saja, dalam implementasinya belum cukup dikatakan baik.

Hal itu menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily. Pasalnya, ia menerima laporan sejumlah paket bantuan untuk masyarakat terdampak Covid-19 masih ada yang belum juga tersalurkan

"Saya melihatnya belum maksimal. Program rutin bansos saja seperti PKH dan BPNT belum tersalurkan dengan baik," ujar Ace kepada wartawan, Kamis (5/8).


"Apalagi program-program yang ditujukan sebagai safety net dari dampak PPKM ini seperti BST (Bantuan Sosial Tunai) yang jumlah penerimanya jauh lebih banyak," imbuhnya.

Ace mencontohkan, Program Keluarga Harapan (PKH) yang hingga Juli 2021 sudah terealisasi Rp 5,15 triliun untuk sejumlah 7,44 juta KPM. Padahal target penerima bantuan PKH ini 10 juta KPM.

Selain itu, kata Ace, Kartu Sembako pada Juli lalu baru terealisasi Rp 9,4 triliun untuk 15,67 juta KPM, dari total jumlah KPM sebanyak 18 juta KPM.

"Jadi program regular saja belum tersalurkan secara maksimal, apalagi program baru seperti BST," katanya.

Legistator Partai Golkar ini meminta program PKH bisa jelas proses penyalurannya, karena langsung ditransfer ke rekening yang dimiliki keluarga penerima manfaat (KPM) Himbara atau Himpunan Bank Negara.

"Jadi Kalau nomor rekeningnya jelas dan penerimanya by name by address, seharusnya tidak ada kendala untuk menyalurkannnya secara langsung kepada masyarakat," tuturnya.

Demikian juga, lanjut Ace, dengan program Kartu Sembako atau BPNT yang merupakan program rutin Kemensos. Di mana ada atau tidak ada pandemi, program ini bisa berjalan dengan maksimal.

"Apalagi di saat pandemi seharusnya program ini dapat membantu masyarakat dengan penerima yang lebih luas," demikian Ace Hasan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya