Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Anies Baswedan: Kasus Aktif Covid-19 Turun Adalah Hasil Usaha Masyarakat

SABTU, 31 JULI 2021 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penurunan kasus aktif Covid-19 yang drastis selama sepekan terakhir di wilayah DKI Jakarta dianggap sebagai peran masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan begitu, dalam keterangan pers virtual yang diunggah akun Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7).

Anies bersyukur, karena kasus aktif Covid-19 di Jakarta yang pernah mencapai 113 ribu pada tanggal 16 Juli yang lalu kini turun di angka 19 ribu kasus


"Alhamdulillah kini sudah turun menjadi 19 ribu kasus aktif, ini artinya kita lebih rendah dibandingkan gelombang pertama pada bulan Februari yang lalu," ujar Anies dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Selain penurunan kasus aktif, kata Anies, tren pemakaman dengan protokol Covid-19 juga turun. Tepatnya, saat ini sekitar 150 pemakaman dengan protokol Covid-19 perhari atau turun dari sebelumnya yang bisa mencapai 350 sampai 400 kali pada dua pekan lalu.

"Tren kematian isoman juga menurun. Saat ini kurang dari lima (kasus) setiap harinya, sebelumnya pernah sampai 75 kematian sehari," sambungnya.

Lanjut Anies, tren positif juga namak dari tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) pasien di rumah sakit yang turun menjadi di angka 70 persen.

Kemudian, antrean di IGD juga terurai disertai positivity rate saat ini  berada di kisaran 15 persen di mana sebelumnya pernah mencapai 45 persen.

Keberhasilan itu, kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, adalah hasil usaha banyak pihak, termasuk masyarakat yang mengurangi mobilitas dan menjaga protokol kesehatan selama PPKM Darurat.

"Saya ingin sampaikan kepada semuanya terima kasih, apresiasi, ini adalah hasil kerja bersama kita semua," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya