Berita

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono/Repro

Politik

Bagikan Multivitamin untuk Warga di Dapilnya, Ibas: Kesehatan Mahal Harganya!

RABU, 28 JULI 2021 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penurunan angka konfirmasi positif Covid-19 yang terjadi belakangan ini patut disyukuri Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono.

Tetapi, sososk yang kerap disapa Ibas ini menilail penurunan angka kasus positif bukan juga menjadi alasan masyarakat untuk abai pada protokol kesehatan.

Sebab menurutnya, protokol kesehatan masih harus dilakukan masyarakat mengingat potensi penularan Covid-19 masih cukup tinggi di lingkungan masyarakat.


Ibas meminta masyarakat yang saat ini dalam kondisi sehat untuk selalu bersyukur dan mendoakan saudara-saudaranya yang masih berjuang untuk sembuh dari Covid-19.

"Alhamdulillah, dalam kondisi ini kita masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan. Ini adalah hal yang mahal harganya," kata Ibas dalam keterangannya, Rabu (28/7).

Kata dia, Covid-19 memang penyakit yang bisa disembuhkan. Tetapi, masyarakat juga harus aktif melakukan pencegahan supaya tidak terpapar.

"Mari kita tetap jaga imun, makan teratur, berolahraga, istirahat yang cukup, dan penuhi kebutuhan D3 dengan sinar matahari," imbaunya.

Sebagai langkah konkret, Ibas menyalurkan 3.700 paket berisi multivitamin dan sejumlah alat protokol kesehatan (masker, hand sanitizer, serta hazmat).

Nantinya, bantuan ini akan didistribusikan Satgas EBY ke masyarakat dapil VII Jawa Timur, tempat Ibas mendapat kepercayaan masyarakat untuk menjadi wakil di Parlemen.

"Semoga Satgas EBY bisa menjadi contoh dan motor penggerak masyarakat luas secara mandiri. Kami hadir membantu yang sakit, membantu yang sulit, dan pastinya membantu rakyat," katanya.

Putera Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini tidak lupa mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin dalam menerapkan prokes dan patuh pada peraturan pemerintah.

"Mari selalu memakai masker, mencuci tangan dengan air secukupnya, menjaga jarak dalam kerumunan, serta taati peraturan yang berlaku," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya