Berita

Wakil Presiden RI, Maruf Amin/Rep

Politik

Maruf Amin: Di Masa Pandemi, Pers Harus Terus Sajikan Informasi Faktual

SABTU, 24 JULI 2021 | 12:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semua elemen bangsa harus tetap optimis dalam berupaya memenangkan perang melawan pandemi Covid-19.

Begitu dikatakan Wakil Presiden RI, Maruf Amin dalam acara "PWI Bermunajad, Mengetuk Pintu Langit" yang digealar virtual, Sabtu (24/7).

Acara yang dibuka Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal Sembiring Depari, juga dihadiri Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dan dai kondang Ustadz Dasad Latif.


"Saya juga ingin mengajak kita semua untuk selalu berdoa sembari tetap optimis dan terus berikhtiar agar kondisi bangsa kita dapat segera membaik, pulih, dan kembali bangkit," ujar Wapres Maruf.

Selama pandemi, kata Maruf, masyarakat diminta banyak berdiam di rumah. Bahkan, ibadah yang biasanya dilakukan berjamaah di tempat ibadah pun harus dilakukan di rumah bersama keluarga.

"Hal-hal ini kita perlu kita lakukan untuk menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga satu sama lain dari penyebaran Covid-19," terang Sang Wapres.

Meski demikian, lanjutnya, beberapa aktivitas dan pekerjaan esensial belum dapat sepenuhnya dilakukan dari jarak jauh. Termasuk pekerjaan pers, dan media massa.

"Keberadaan pers dalam keberlangsungan negara sangatlah krusial mengingat peranannya sebagai salah satu pilar demokrasi bangsa," tuturnya.

Bagi Maruf, peranan pers sangat penting di masa pandemi untuk menyampaikan informasi dan berita-berita terkini dari kondisi bangsa.

"Pekerjaan pers harus terus berjalan agar akses masyarakat terhadap informasi yang aktual, faktual, dan kredibel dapat terus terbuka," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya