Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Momentum Idulfitri, Anies Baswedan Ajak Masyarakat Doakan Bangsa Palestina

JUMAT, 14 MEI 2021 | 09:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Momentum Idulfitri digunakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengajak masyarakat Indonesia mendoakan bangsa Palestina yang tengah dilanda konflik.

"Ini adalah ajakan pada semua, mari kita doakan pada saudara kita di Palestina, diberikan kekuatan, ketabahan dalam melewati masa yang tidak mudah ini," kata Anies pada Kamis (13/5), seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jakarta.

Anies menegaskan, sejak awal, bangsa Indonesia berkomitmen untuk mendukung perjuangan warga Palestina agar terbebas dari segala tindakan penjajahan yang saat ini mereka alami.


Bahkan, Presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 1962 menekankan bahwa Indonesia tidak akan pernah berhenti menentang penjajahan di atas dunia, termasuk di tanah Palestina.

"Ini pesan dari proklamator kita untuk bangsa Indonesia," ujarnya.

Secara pribadi, Anies juga mengapresiasi ketegasan yang ditunjukkan oleh Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam menyampaikan sikap atas isu Palestina.

Pada awal pekan ini, Senin (10/5), Jokowi telah mengutuk pengusiran paksa warga Palestina dari Syeikh Jarrah, Yerusalem Timur oleh Israel.

"Pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa tidak boleh diabaikan. Indonesia mengutuk tindakan tersebut," tegas Jokowi.

Jokowi juga mengatakan Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan atas pelanggaran berulang yang dilakukan oleh Israel.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya