Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Banyak Menteri Mengecewakan Publik, Reshuffle Kabinet Jokowi Sah Dilakukan

SELASA, 13 APRIL 2021 | 02:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jika pemerintahan Joko Widodo kinerja menterinya tidak sesuai dengan harapan, reshuffle kabinet tenu sah dilakukan.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/4).

Kata Dedi, selama ini banyak menteri yang dipandang oleh publik memiliki kinerja yang tidak memuaskan publik.


Bahkan, Presiden Joko Widodo seringkali menyampaikan kekecewaannya.

"Sejauh ini banyak menteri yang dalam persepsi publik berkinerja kurang memuaskan, ini juga tampak dari ekspresi kekecewaan Presiden," demikian kata Dedi.

Dalam pandangan Dedi, perombakan kabinet bisa dikatakan sebagai tand gagalnya Kepala pemerintahan dalam memilih menteri. Imbas politiknya kinerjanya sangat minim.

"Atau sisi lain menandai kuatnya pengaruh politik balas jasa, sehingga presiden perlu lakukan rotasi bukan karena kinerja, melainkan soal antrian saja. Itu bukan hal mustahil," demikian kata Dedi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya