Berita

Petugas melakukan penggerebekan di sebuah area sabung ayam di Horsley Park di barat kota/Net

Dunia

Polisi Australia Amankan Ratusan Ekor Ayam Aduan Di Arena Sabung Ayam Ilegal Sydney

JUMAT, 12 MARET 2021 | 14:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi bekerja sama dengan inspektur RSPCA, organisasi Australia yang didirikan untuk mempromosikan kesejahteraan hewan telah menyita ratusan ayam jago di Sydney, sebagai bagian dari penyelidikan atas jaringan sabung ayam ilegal.

Ratusan unggas tersebut disita setelah petugas melakukan penggerebekan di sebuah area sabung ayam di Horsley Park di barat kota, Kamis (11/3) waktu setempat.

Dalam pengerebekan tersebut, pihak berwenang menemukan lebih dari 540 ayam jantan aduan, ayam jantan biasa dan ayam lainnya, serta perlengkapan pertandingan sabung ayam.


Petugas telah mengamankan tempat kejadian perkara, sementara inspektur RSPCA memindahkan hewan-hewan tersebut dengan aman.

9News melaporkan, polisi menahan seorang pria dan saat ini sedang diinterogasi dalam kasus tersebut. Operasi tersebut merupakan bagian dari penyelidikan polisi yang ekstensif terhadap pelanggaran kekejaman terhadap hewan di barat daya Sydney.

Dalam kasus sebelumnya, tepatnya pada 13 Desember tahun lalu, polisi menemukan area khusus sabung ayam dan beberapa gudang besar yang digunakan untuk menampung 71 ayam jantan aduan, serta paku logam, taji, dan perlengkapan sabung ayam lainnya di sebuah properti di Catherine Field.

Polisi juga menyita uang tunai 107.170 dolar Australia dan beberapa perangkat elektronik dari tempat itu. Hewan-hewan tersebut diambil oleh inspektur RSPCA, dengan beberapa di antaranya memerlukan perawatan hewan karena menderita cedera serius.

Dalam kasus tersebut, seorang pria berusia 56 tahun ditahan di Departemen Dalam Negeri atas status visanya, sementara 34 pria ditahan di tempat kejadian. Ke-34 pria itu selanjutnya akan hadir di pengadilan pada 1 April atas tuduhan kekejaman terhadap hewan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya