Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Rusia Ingin Kontroversi Internal AS Diakhiri

JUMAT, 12 MARET 2021 | 12:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tertarik dengan stabilitas di Amerika Serikat (AS). Untuk itu ia menegaskan agar AS segera mengakhiri kontroversi internal di dalam tubuh pemerintahan negara itu agar negaranya bisa melakukan investasi di sana.

Selama pertemuan tentang peningkatan aktivitas investasi, Kamis (11/3) Putin menyoroti faktor ketidakpastian di AS. Ia mengambil contoh kerusuhan Capitol Hill baru-baru ini.

"Beberapa orang yang melakukan perjalanan ke Kongres AS, ditangkap dan menghadapi antara 15 dan 25 tahun penjara. Akankah semua kontroversi internal ini berhenti di situ? Kami tidak tahu, tetapi kami ingin mereka menghentikannya, karena kami tertarik dalam hubungan yang stabil dengan semua mitra utama kami," kata Putin, seperti dikutip dari ABC News.


Stabilitas hubungan internasional sulit tercipta dengan adanya perselisihan internal. Alasan-alasan politik internal akan menjadi penghalang bagi hubungan dengan negara lain.

Dalam kerusuhan Capitol Hill, Januari 2020, lebih dari 300 pendukung Trump telah didakwa dengan berbagai kejahatan yang berasal dari pengepungan, yang mengakibatkan kematian lima orang, termasuk seorang petugas polisi.

Sementara beberapa menghadapi dakwaan yang berpotensi hukuman penjara maksimal 20 tahun, mereka tidak mungkin menjalani hukuman yang berat jika terbukti bersalah.

Para perusuh, yang berpendapat bahwa Trump adalah pemenang sebenarnya dari pemilu 2020, berusaha mencegah Kongres AS untuk mengesahkan kemenangan Presiden Joe Biden.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya