Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken/Net

Dunia

Di Tengah Polemik Kasus Khashoggi, Menlu Blinken: Hubungan AS Dengan Arab Saudi Itu Penting

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 06:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Terlepas dari kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi penting, serta akan terus berjalan.

Berbicara saat konferensi pers di Departemen Luar Negeri, Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken menegaskan bahwa hubungan Washington dan Rabbat mencerminkan kepentingan serta nilai bersama kedua negara.

"Hubungan dengan Arab Saudi itu penting. Kami memiliki minat berkelanjutan yang signifikan. Kami tetap berkomitmen untuk membela Kerajaan," tegas Biden, seperti dikutip CNN pada Sabtu (27/2).


Blinken menekankan, AS memiliki kepentingan untuk terus berbisnis dengan Arab Saudi, di mana hubungan keduanya lebih besar daripada satu individu.

Blinken juga menegaskan bahwa para pejabat AS, termasuk dirinya dan Presiden Joe Biden, telah berbicara dengan rekan mereka di Saudi.

Sekretaris pers Pentagon John Kirby juga sebelumnya mengatakan bahwa Arab Saudi tetap menjadi mitra strategis di kawasan.

"Dari perspektif militer, seperti yang telah saya katakan berkali-kali, kami menganggap serius komitmen keamanan kami ke Arab Saudi sehubungan dengan kemampuan mereka untuk membela diri, dan mereka memang perlu membela diri, terutama di sepanjang perbatasan selatan itu," jelasnya.

Pada Jumat (26/2), Kantor Direktur Intelijen Nasional (NIS) AS merilis laporan pembunuhan Khashoggi pada 2018. Dalam laporannya, NIS menyebut Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) menyetujui penangkapan dan pembunuhan Khashoggi.

Selain MBS, NIS juga merilis sejumlah nama orang-orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis Khashoggi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya