Berita

Protokol pencegahan Covid-19 yang ketat diberlakukan untuk kargo yang masuk ke Vanuatu/Net

Dunia

Vanuatu Mulai Membuka Perbatasannya Khusus Untuk Negara Yang Telah Bebas Dari Covid-19

SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 17:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Negara yang bebas dari virus corona ini bersiap untuk membuka kembali perbatasannya. Juru bicara pemerintah mengumumkan pada Sabtu (27/2) bahwa Vanuatu secara bertahap memulai kembali arus kedatangan pelancong  dari luar, dimulai dengan negara tetangganya di Pasifik Barat Daya, yaitu Kaledonia Baru.

Lewat program 'Tamtam Bubble' yang rencana akan dimulai pada April mendatang, pemerintah akan membuka akses ke Pulau Efate, pulau terbesar di Vanuatu dan rumah bagi ibu kota Port Vila.

"Pemimpin negara akan bertemu pada pekan depan untuk meresmikan Gelembung Perjalanan Tamtam antara Port Vila dan Noumea, ibu kota Kaledonia Baru," kata jubir, seperi=ti dikutip dari AFP, Sabtu.


Perdana Menteri Vanuatu Bob Loughman mengatakan kepada para pejabat pemerintah, bahwa gelembung perjalanan akan memprioritaskan orang-orang yang bepergian untuk perawatan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, bantuan teknis, serta mengunjungi keluarga dan teman.

Kaledonia Baru dipilih karena merupakan negara berisiko rendah tanpa kasus komunitas aktif selama lebih dari 28 hari.

Setelah Kaledonia Baru, pembukaan perjalanan akan diperluas ke negara lain yang telah bebas dari Covid-19 setidaknya selama sebulan, kata jubir. Negara Fiji berada di urutan pertama yang akan menyusul setelah Kaledonia.

Vanuatu mencatat satu-satunya kasus Covid-19, yang terjadi pada seorang pelancong yang kembali dari Amerika Serikat. Sedangkan Kaledonia Baru belum mendaftarkan kasus baru sejak Desember, dengan total 57 kasus sejak pandemi dimulai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya