Berita

Kepala Pusat Analisis Henaket dan mantan penasihat presiden Artsakh Tigran Abrahamyan/Net

Dunia

Analis Armenia: Pemecatan Nikol Pashinyan Tinggal Menunggu Waktu

SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Nikol Pashinyan telah menghadapi desakan mundur dari banyak pihak. Walaupun ia bersikeras tidak akan mundur, pada akhirnya waktu yang akan berbicara.

Kepala Pusat Analisis Henaket dan mantan penasihat pemimpin Artsakh Tigran Abrahamyan, mengatakan, setelah petinggi militer dan aparat kepolisian ikut serta dalam seruan pengunduran dirinya, maka lengsernya sang perdana menteri yang menjabat sejak 2018 itu, tinggal menunggu waktu.

"Terlepas dari bagaimana pihak berwenang akan bereaksi atau tindakan apa yang akan mereka ambil setelah pernyataan Kepala Staf Angkatan Bersenjata, pemecatan Nikol Pashinyan hanyalah masalah waktu," tulis Abrahamyan dalam postingannya di Facebook.


Nasib Pashinyan kini ada di tangan semua orang, karena kebanyakan dari mereka menginginkan ia mundur dan itu menjadi keputusan yang terbaik, menurut Abrahamyan.

Abrahamyan memahami mengapa yang mendesak perdana menteri mundur.

“Pihak berwenang tidak dapat menyelesaikan masalah apa pun di tengah tekanan dan situasi genting. Dia dinilai gagal. Tentara telah menyatakan posisinya; itu adalah fakta tetap yang tidak bisa lepas dari realitas yang ada," katanya, seperti dikutip dari Panorama, Jumat (26/2).

Jika kemungkinan buruk terjadi, misalnya Pashinyan dan pemerintahannya menangkap para tentara yang membangkang, maka sikap angkatan bersenjata tidak akan berubah.

"Jadi, setiap ketidakpercayaan pada otoritas politik oleh pilar utama kenegaraan kita, akan mengarah pada proses yang tak terhindarkan,” kata Abrahamyan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya