Berita

Mantan Perdana Menteri Papua Nugini, Betha Somare/Net

Dunia

Papua Nugini Berduka, Bapak Pendiri Bangsa Michael Somare Meninggal Dunia

JUMAT, 26 FEBRUARI 2021 | 10:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Papua Nugini berduka. Negara di bagian timur Indonesia itu kehilangan bapak pendiri bangsa, perdana menteri pertama, Michael Somare.

Somare dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 84 tahun, setelah didiagnosis menderita kanker pankreas pada awal Februari.

Kabar tersebut disampaikan oleh sang putri, Betha Somare dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Jumat (26/2), seperti dilaporkan Reuters.


Somare telah memimpin Papua Nugini merdeka dari Australia pada 1975. Ia kemudian menjabat empat kali sebagai perdana menteri.

Bahkan sebelum kemerdekaan, Somare adalah menteri utama. Dia terakhir menjabat sebagai pemimpin negara hanya sebentar pada 2011.

Jasa Somare membuat warga Papua Nugini menganggapnya sebagai ayah dan kakek mereka sendiri.

Perdana Menteri James Marape mengatakan, Somare saat ini telah beristirahat dari penderitaan dan jerih payahnya. Ia juga mengumumkan masa berkabung nasional selama sepekan sebagai penghormatan kepada Somare.

"Bangsa kita menghormati pemimpin besar ini, perdana menteri pendiri dan terlama yang melayani negara kita. Dia tak tertandingi oleh siapa pun di antara kita yang mengejarnya," ujarnya.

Melalui cuitannya, Perdana Menteri Australia Scott Morrison juga menyampaikan duka citanya. Ia menyebut Somare adalah bapak pendiri Papua Nugini yang demokratis dan independen, serta teman baik Australia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya