Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat mengunjungi Danau Toba/RMOLSumut

Politik

Ingin Jadikan Danau Toba Ikon Wisata, Menparekraf Bakal Kebut Infrastruktur Dan SDM

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 11:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Danau Toba harus menjadi pariwisata berbasis keindahan alam, sport tourism, dan budaya. Hal ini akan menjadi daya tarik khusus bagi wisatawan akan berkunjung ke danau terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat mengunjungi Danau Toba, Rabu (30/12).

"Pemerintah tengah menyiapkan kawasan Danau Toba menjadi ikon pariwisata baru di Indonesia. Untuk itu, segala infrastruktur dan fasilitas pariwisata akan dikebut untuk selesai dalam waktu dekat ini," kata Sandi, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.


Namun demikian, kawasan Danau Toba tidak hanya fokus di infrastruktur saja pada 2021. Tapi, juga menyiapkan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang sektor pariwisata.

"Jangan hanya berfikir infrastruktur. Tapi kesiapan dari segi talenta, SDM, produk Ekraf. Karena, ada 17 subsektor yang harus kita siapkan. Juga eventnya. Bahwa kita harus siapkan Calendar of Event," tutur Sandiaga.

Meski terpuruk dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Sandiaga optimistis Pemerintah Indonesia dapat mengarahkan kembali dunia pariwisata tanah air melalui langkah-langkah dan kebijakan yang dibuat demi kesejahteraan masyarakat.

"Karena kita ingin menggairahkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif. Agar membuka lapangan kerja supaya masyarakat di sini bisa sejahtera," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya