Berita

Kapal-kapal perang Jepang/Net

Dunia

Tiga Kali Lebih Canggih, Radar Aegis Baru Akan Dipasang Pada Armada Kapal Perang Jepang

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 09:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang akan memasang radar Aegis baru di kapal-kapal perangnya. Langkah itu diambil untuk meningkatkan pertahanan atas kemungkinan serangan rudal balistik dari Korea Utara.

Pemasangan rudal Aegis merupakan rekomendasi dari Dewan Keamanan Nasional yang kemungkinan akan disetujui oleh Perdana Menteri Yoshihide Suga sebelum akhir tahun ini.

Mengutip laporan surat kabar Asahi, Reuters pada Senin (7/12) menyebut data jenis kapal yang akan dipasang oleh radar akan dirilis pada tahun depan, beserta biaya yang akan dikeluarkan.


Pemasangan radar Aegis baru sendiri dilakukan setelah pada Juni, Menteri Pertahanan Taro Kono menangguhkan rencana Jepang untuk memasang dua situs Aegis Ashore di darat.

Penangguhan rencana itu dikarenakan kekhawatiran jika pencegat akan membuat roket jatuh ke wilayah pemukiman di dekatnya. Rencana itu disebut membutuhkan biaya hingga 2 miliar dolar AS.

Sementara itu, pengerahan radar Aegis baru di kapal kemungkinan dapat menghabiskan biaya dua kali lipat dan tiga tahun lebih lama daripada proyek di darat.

Sistem radar Aegis yang baru disebut memiliki jangkauan tiga kali lipat lebih luas daripada sebelumnya yang dipasang di kapal perusak angkatan laut Jepang. Pasalnya, sistem baru itu dilengkapi dengan Lockheed Martin Corp SPY-7.

Pemasangan itu memungkinkan Jepang untuk mencegat hulu ledak ruang angkasa yang ditembakan oleh Korea Utara, atau bahkan China dan Rusia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya