Berita

Menkes Pakistan Taimur Jhagra/Net

Dunia

Tabung Oksigen Terlambat Datang, Sebabkan Tujuh Pasien Covid-19 Di Pakistan Meninggal Dunia

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 08:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nasib malang menimpa tujuh pasien virus corona yang tengah dirawat yang harus meregang nyawa setelah salah satu rumah sakit terbesar di Kota Peshawar, Pakistan barat laut, mengalami kehabisan pasokan oksigen.

Farhad Khan, juru bicara rumah sakit Khyber Teaching Hospital, mengatakan pada Minggu (6/12) bahwa pasien meninggal pada Sabtu (5/12) malam waktu setempat akibat penjual yang biasa memasok oksigen medis ke rumah sakit terlambat datang.

Khan mengatakan, rumah sakit terbesar kedua di kota barat laut Peshawar itu biasanya  menerima pasokan tabung oksigen dari seorang penjual di Rawalpindi, sebuah kota yang berjarak sekitar 190 km (118 mil) dari lokasi.


Menteri Kesehatan Taimur Jhagra angkat bicara terkait insiden tersebut. Dia mengatakan dewan gubernur rumah sakit telah diperintahkan untuk menyelesaikan penyelidikan atas insiden tersebut dan mengambil tindakan dalam waktu 48 jam terhadap mereka yang bertanggung jawab.

“Semua fakta dari kasus ini akan dipublikasikan,” cuitnya di akun Twitter, seperti dikutip dari AP, Minggu (6/12).

Dalam 24 jam terakhir, negara berpenduduk sekitar 220 juta orang itu telah mencatat 58 kematian akibat Covid-19, menjadikan jumlah total kematian yang dikonfirmasi akibat virus menjadi 8.361.

Hingga saat in, jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Pakistan mencapai hampir 416.500. Angka resmi itu, seperti tempat lain di seluruh dunia, pada kenyataannya mungkin lebih tinggi karena pengujian terbatas.

Pakistan telah menguji sekitar 5,8 juta orang untuk virus tersebut, atau sekitar 2,6 persen dari populasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya