Berita

Mantan Presiden Uruguay Tabare Vazquez/Net

Dunia

Ditemani Keluarga Dan Teman, Mantan Presiden Uruguay Tabare Vazquez Mengembuskan Napas Terakhir

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 22:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kabar duka datang dari mantan Presiden Uruguay Tabare Vazquez (80) yang meninggal pada Sabtu (5/12) waktu setempat di kediamannya di Montevideo. Berita duka itu disampaikan putranya di akun Twitter pada Minggu (6/12).

Vazquez  meninggal dunia akibat kanker paru-paru yang dideritanya.

Politisi sekaligus ahli onkologi kiri-tengah itu pernah menjabat sebagai presiden Uruguay sebanyak dua kali, yakni pada 2005-2010 dan 2015-2020. Ia didiagnosis mengidap kanker tahun lalu menjelang akhir masa jabatan keduanya.


Putranya Alvaro Vazquez mengatakan bahwa sang ayah meninggal di rumahnya dengan ditemani keluarga dan teman-teman dekatnya.

“Atas nama keluarga, kami ingin berterima kasih kepada semua warga Uruguay atas cinta yang diterima olehnya selama bertahun-tahun,” cuitnya, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (6/12).

Sementara Presiden Uruguay saat ini, Luis Lacalle Pou, ikut menyampaikan duka citanya atas kepergian  Vasquez di akun Twitternya.

“Dia melayani negaranya dan berdasarkan usahanya dia memperoleh pencapaian penting. Dia adalah Presiden Uruguay. Negara sedang berduka," tulis Lacalle.

Selama menjabat, Vazquez telah memimpin legalisasi produksi, distribusi dan penjualan ganja yang dikendalikan negara. Ia adalah putra seorang pemimpin serikat yang tumbuh di distrik kelas pekerja di ibu kota.

Vazquez sangat populer di kalangan warga Uruguay berkat campuran kebijakan ekonomi pro-bisnis dan program kesejahteraan yang kuat yang membantu memulai satu dekade pertumbuhan yang kuat dan memangkas kemiskinan setelahnya. krisis parah di awal tahun 2000-an.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya