Berita

Pasukan tentara Amerika Serikat/Net

Dunia

Tak Ingin Pasukan AS Ditarik, Warga Somalia Minta Joe Biden Batalkan Rencana Donald Trump

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 12:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah warga Somalia mendesak Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden membatalkan keputusan pemerintahan Donald Trump untuk menarik pasukannya dari sana.

Desakan warga Somalia itu disampaikan oleh anggota Komite Urusan Luar Negeri Senat, Ayub Ismail Yusuf dalam sebuah pernyataannya yang dirilis pada Sabtu (5/12).

"Keputusan AS untuk menarik pasukan keluar dari Somalia pada tahap kritis dalam keberhasilan perang melawan Al-Shabab dan jaringan teroris global sangat disesalkan," kata Yusuf, mengaku pada kelompok afiliasi Al Qaeda, seperti dimuat Arab News.


"Pasukan AS telah memberikan kontribusi dan berdampak besar bagi pelatihan dan efektivitas operasional tentara Somalia," sambung dia.

Melalui akun Twitter-nya, Yusuf juga menandai akun Biden dalam kritikan terhadap keputusan Trump itu.

Sampai saat ini, pemerintah Somalia belum memberikan komentar apapun.

Trump sendiri berencana untuk menarik 700 pasukan AS dari Somalia pada 15 Januari, bersamaan dengan penarikan pasukan di Afganistan.

Pasukan AS di Somalia mendukung pasukan khusus yang dikenal dengan Danab, untuk melawan Al-Shabab. Pasukan Danab dikenal tidak terlatih dan dan dipersenjatai dengan baik.

Ketika AS datang, mereka memberikan pelatihan kepada Danab dan berupaya untuk meningkatkan pasukan menjadi 3.000 pada 2027.

Komandan Danab, Kolonel Ahmed Abdullahi Sheikh mengatakan, penarikan pasukan AS di Somalia hanya akan berdampak bagi upaya kontraterorisme.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya