Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Tetapkan Harga Untuk Vaksin Sputnik V, Rp 370 Ribu Per Dua Dosis

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 11:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia telah menetapkan harga untuk vaksin Covid-19 yang menjadi andalannya, Sputnik V.

Kementerian Kesehatan dilaporkan telah mendaftarkan harga grosir maksimum untuk dua dosis Sputnik V, yaitu 1.942 rubel atau setara dengan Rp 370 ribu (Rp 190/rubel).

Asisten menteri kesehatan, Alexey Kuznetsov pada Sabtu (5/12) juga mengatakan, Rusia telah memasukkan Sputnik V ke dalam daftar obat esensial.


Sputnik V merupakan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Mikrobiologi Gamaleya dengan biaya dari Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF).

Sputnik V telah didaftarkan pada Agustus, menjadi vaksin Covid-19 pertama di dunia, meski uji cobanya masih belum rampung.

Sputnik V dikembangkan dari adenovirus manusia, yang menurut para ilmuwan membuat orang mengembangkan kekebalan terhadap virus setidaknya selama dua tahun.

Saat ini, pemerintah Rusia sudah menggelar kampanye vaksinasi massal sesuai dengan perintah Presiden Vladimir Putin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya