Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Tak Berani Akui Kemenangan Joe Biden, Anggota Kongres Republik Takut Pada Trump

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 11:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banyak anggota Kongres Partai Republik yang ternyata masih belum mengakui kemenangan Joe Biden. Tetapi juga tidak mempercayai kemenangan Donald Trump.

Hasil survei yang dirilis oleh The Washington Post pada Sabtu (5/12) menunjukkan, hanya 26 dari total 249 anggota Kongres yang mengakui kemenangan Biden dalam pemilihan presiden pada 3 November.

Meski begitu, hanya dua anggota yang memercayai kemenangan Trump. Sementara yang lainnya, 221 anggota menolak menyebutkan siapa yang memenangkan pilpres.


Dalam survei, anggota Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu juga diminta untuk memberikan pandangannya perlihal gugatan hukum Trump atas klaim kecurangan pilpres.

Hasilnya, hanya sembilan anggota yang mendukung upaya Trump, delapan menentangnya, sementara sisanya, 232 tidak memberikan tanggapan yang jelas.

Sebanyak 31 anggota Kongres juga mengaku akan mengakui kemenangan Biden jika Electoral College memilihnya, dua tidak akan mengakui, dan sisanya, 216 tidak memberikan jawaban yang jelas.

Menurut The Washington Post, banyaknya keragu-raguan di antara anggota Kongres disebabkan karena mereka 'takut' pada Trump yang saat ini mengendalikan partai.

Walaupun hasil pemilihan resmi belum dirilis, tetapi Biden diproyeksikan menjadi pemenang dalam pilpres AS 2020. Ia akan dilantik bersama wakilnya, Kamala Harris pada 20 Januari 2021.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya