Berita

Mulyadi-Ali Mukhni/Net

Politik

Poltracking: Meski Kalah Popularitas, Elektabilitas Mulyadi-Ali Mukhni Terkuat Di Sumbar

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 22:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Popularitas Nasrul Abit unggul dengan catatan 86,6 persen dipekan terakhir menuju pencoblosan Pemilihan Gubernur Sumatera Barat 2020.

Angka popularitas itu diperoleh dari survei yang dilakukan Poltracking Indonesia yang dirilis pada Sabtu (5/12).

"Popularitas Nasrul Abit diikuti Mulyadi (83,9 persen), Mahyeldi Ansharullah (82,6 persen), Ali Mukhni (66,0 persen), Indra Catri (54,6 persen), Fakhrizal (54,3 persen), Audy Joinaldy (53,6 persen), dan Genius Umar (48,6 persen)," ujar Manajer Riset Poltracking Indonesia, Masduri.


Selain mengukur popularitas perseorangan calon, kata Masduri, survei juga dilakukan pada tingkat keterpilihan berdasarkan pertanyaan dengan simulasi surat suara.

"Hasilnya pasangan adalah Mulyadi–Ali Mukhni unggul dengan angka elektabilitas sebesar 37,2 persen dan menjadi yang tertinggi," katanya.

"Diikuti paslon Nasrul Abit-Indra Catri sebesar 27,5 persen, Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldy sebesar 25,2 persen, dan paslon Fakhrizal-Genius Umar sebesar 5,4 persen dengan undecided voters sebesar 4,7 persen," lanjutnya.

Survei ini diselenggarakan dalam rentang waktu 25-30 November 2020 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Jumlah sampel dalam survei ini sebanyak 1.200 responden yang menjangkau 19 kabupaten/kota di seluruh Sumbar secara proporsional. Adapun toleransi kesalahan yang dipakai lebih kurang 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya