Berita

Rusdy Mastura-Mamun Amir/Net

Politik

Survei MSI: Selisih Hampir Dua Kali Lipat, Rusdy-Mamun Bakal Menang Telak

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 21:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pasangan calon Rusdy Mastura-Mamun Amir unggul jauh dari kompetitornya, Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala jelang pencoblosan Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah.

Keunggulan tersebut tercatat dalam survei yang dilakukan Media Survei Indonesia (MSI) yang dirilis pada Sabtu (5/12).

Menurut Direktur MSI Asep Rohmatullah, elektabilitas Rusdy-Mamun cukup tinggi dan hampir tidak bisa terkejar oleh penantangnya.


“Dukungan untuk Rusdy Mastura-Mamun Amir sebanyak 58,5 persen. Sedangkan, Hidayat-Bartho 29,2 persen. Ada selisih yang cukup jauh, sekitar setengah angka dukungan Rusdy-Mamun," ujar Asep.

Sementara itu, pemilih yang tidak menjawab atau belum menentukan pilihan tersisa 12,3 persen.

Asep menyebutkan, ada dua alasan mengapa Rusdy-Mamun bisa memenangkan Pilgub Sulteng ini dengan angka yang sangat meyakinkan.

“Pertama, sebaran dukungan Rusdy-Mamun merata di hampir seluruh kabupaten/kota. Rusdy-Ma’mun unggul di 10 wilayah, tertinggal di 3 kabupaten," jelasnya.

"Kedua pemilih militan sudah di atas 50 persen. Prediksi saya, Rusdy-Mamun akan menang telak,” imbuhnya.

Lanjut Asep, untuk popularitas dan kedisukaan kandidat, Rusdy Mastura merupakan calon gubernur dengan kedikenalan dan kedisukaan paling tinggi.

"Angkanya sebesar 85,2 persen dan 76 persen. Berikutnya, Hidayat Lamakarate dikenal 77,4 persen dan disukai 62,5 persen. Sementara, Mamun Amir dikenal 75,6 persen dan disukai 68,5 persen. Sedangkan, Bartholomeus Tandigala dikenal 49,1% persen dan disukai 45,4 persen," pungkasnya.

Survei Pilgub Sulteng dilakukan pada 27 November-3 Desember 2020 terhadap 880 responden di 13 kabupaten/kota.

Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan toleransi kesalahan sekitar +-3,4 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya