Berita

Cawagub Kalteng Edy Pratowo/Net

Politik

Edy Pratowo: Digitalisasi Pelayanan Publik Di Kalteng Akan Menghemat Waktu Urus Perizinan

KAMIS, 03 DESEMBER 2020 | 20:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Survei indeks persepsi maladministrasi yang dilakukan Ombudsman RI tahun 2019 menyebutkan 70,3 persen responden masih nyaman mengurus perijinan secara langsung daripada secara daring.

Sementara, 51,6 persen responden memilih bertanya langsung kepada petugas saat mengurus perizinan.

Menanggapi survei Ombudsman itu, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 2 Sugianto Sabran dan Edy Pratowo menjanjikan akan melakukan transformasi pelayanan publik dari manual menjadi digital.


Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk adaptasi di era kenormalan baru setelah pandemi Covid-19 di Indonesia.

Komitmen Sugianto Sabran dan Edy Pratowo tersebut disampaikan dalam debat kandidat Pilkada Kalteng sesi ketiga yang diselenggarakan pada Rabu malam (2/12).

Edy Pratowo mengatakan, jika dirinya bersama Sugianto Sabran dipercaya memimpin Kalteng, pihaknya berkomitmen meningkatkan pelayanan publik dengan cara digitalisasi layanan publik.

"Kita akan lakukan perijinan digital satu pintu. Tahun 2021 perijinan sudah go show, jadi tidak ada lagi hard copy," kata Edy Pratowo.

Edy mengatakan, digitalisasi pelayanan publik akan menghemat waktu mengurus ijin, memudahkan masyarakat dalam mengakses perijinan serta sebagai salah satu komitmen dalam melakukan reformasi birokrasi.

"Kewenangann juga akan diberikan kepada daerah-daerah agar investasi di Kalimantan Tengah terus berkembang dan masyarakat bisa merasakan dampaknya," tegas Edy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya