Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Belum Hilang Virus Corona, Wabah Norovirus Menyerang Puluhan Murid Taman Kanak-kanak China

JUMAT, 27 NOVEMBER 2020 | 06:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wabah penyakit norovirus menyerang sebuah taman kanak-kanak di Zigong, Provinsi Sichuan di China Barat Daya pada Rabu (25/11) waktu setempat. Virus telah menginfeksi lebih dari 50 anak dan menambah serangkaian wabah norovirus di sekitar China dalam beberapa bulan terakhir.

Departemen kesehatan distrik Yantan menerima laporan tentang murid taman kanak-kanak yang muntah-muntah, memastikan wabah itu sebagai noravirus pada hari Kamis (26/11).

"Setelah penyelidikan epidemiologi dan tes asam nukleat, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) memastikan bahwa muntah itu disebabkan oleh infeksi norovirus," kata departemen kesehatan dalam sebuah pengumuman, seperti dikutip dari Global Times, Kamis (26/11).


"Semua anak dalam kondisi stabil dan menerima perawatan di rumah sakit dengan gejala ringan," lanjutnya.

Kasus muntah pertama kali dilaporkan pada Rabu pagi waktu setempat, diikuti oleh siswa lainnya pada sore hari. Sepulang sekolah, para orang tua siswa terus melaporkan kasus muntah dan diare kepada guru mereka.

Pada Kamis (26/11) pagi, sebagian besar anak yang terinfeksi dikirim ke rumah sakit untuk perawatan infus. Staf di CDC distrik sedang mengambil sampel anak-anak dan bertanya tentang perjalanan penyakitnya, seperti dilaporkan The Paper. 

CDC Zigong mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan perawatan lanjutan dan merilis laporan tentang penyebab norovirus yabg menyerang anak-anak itu.

Sebagai penyebab utama dari viral gastroenteritis akut, norovirus menginfeksi 685 juta orang di seluruh dunia setiap tahun, dan semakin muncul sebagai masalah kesehatan masyarakat di Cina.

Pada 13 November lalu, sebuah sekolah menengah di Provinsi Fujian, Tiongkok Timur dilanda wabah norovirus, yang menyebabkan penangguhan sekolah, dengan lebih dari 30 siswa terinfeksi. Pada tanggal 29 Oktober, sejumlah anak taman kanak-kanak di Provinsi Liaoning, China Timur Laut terinfeksi, yang menyebabkan taman kanak-kanak tersebut ditutup sementara. Awal bulan itu, wabah serupa terjadi di sebuah universitas di Provinsi Shanxi, China Utara, yang membuat layanan kesehatan universitas kewalahan.

Hingga saat ini tidak ada vaksin norovirus yang tersedia di pasaran. Pada Februari 2019, otoritas China menyetujui uji klinis untuk vaksin tetravalen pertama di dunia melawan virus.

Setelah empat tahun pengembangan, vaksin tersebut secara teoritis disebut dapat mencegah 80 hingga 90 persen infeksi norovirus.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya