Berita

Dir Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf/Net

Presisi

Rakor Pembina Samsat, Regident Korlantas Polri Ingin Wujudkan Pelayanan Cepat

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Korlantas Polri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tingkat Nasional tahun 2020 di Ballroom JW Marriot, Jakarta, Kamis (26/11).

Rakol kali ini digelar dengan tema "Pelayanan Prima di Era Digital Menuju Indonesia Maju".

Kapolri Jendral Pol Idham Azis membuka rakor melalui video virtual. Dia mengatakan sangat mengapresiasi atas kinerja Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono dan Dir Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf yang punya inovasi bagus dalam membangun pelayanan publik berbasi IT.


"Saya sangat memberikan apresiasi kepada Tim Pembina Samsat atas program-program yang mendekatkan kepada masyarakat," ujar Jenderal Idham dalam keterangannya.

"Terimakasih juga kepada Kakorlantas dan jajaran atas inovasi yang telah dilaksanakan selama ini. Saya melihat betul-betul trendnya itu menunjukkan arah yang sangat bagus," imbuhnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Istiono dalam sambutannya melalui video virtual mengatakan, bahwa pembangunan birokrasi merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang harus menjadi perhatian kita semua.

Hal ini, kata dia, merupakan tugas yang sangat besar bagi petugas pelayanan publik di tengah perkembangan digitalisasi dari era revolusi industri 4.0 yang juga banyak membawa perubahan di semua aspek kehidupan.

Terlebih, di situasi pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belom berakhir mengharuskan adanya perubahan pada pelayanan publik.

"Untuk menjawab tantangan di atas, Korlantas polri sudah melakukan langkah-pangkah perubahan digitalisasi dengan adanya IT for road safety," ujar Istiono.

Lanjut Istiono, dia berharap dengan adanya IT fo road safety ini, para stakeholder bersama-sama membangun program-program pelayanan prima untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Saya memohon dukungan dari seluruh stakeholder atas segala program-program yang telah kami rangkum. dan saya berdoa semoga kita semua beserta keluarga senantiasa diberikan lindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa berupa kesehatan dalam melaksanakan tugas-tugas kepada bangsa dan negara," jelasnya.

Sementara Dir Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusuf selaku ketua pelaksana menyatakan, bahwa rakor ini merupakan salah satu bentuk wujud peningkatan pelayanan prima di era digital menuju Indonesia maju.

"Dari kegiatan ini kita akan menyamakan persepsi, dimana masing-masing stakeholder punya komitmen bersama untuk memuliakan Samsat ini menjadi lebih baik," katanya.

Brigjen Yusuf melanjutkan, bahwa dari kegiatan ini nantinya akan mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang terjadi pada pelayanan samsat, dan mencari akar permasalahan kemudian mencari solusi bagaimana memecahkan masalah itu, agar ke depan pelayanan bisa lebih baik.

"Samolnas merupakan produk unggulan dari Samsat, setiap saat kita upgrade sesuai perkembangan, apabila disitu perlu adanya penambahan fitur baru kita akan tambah. Kita evaluasi lagi lebih baik dan ini akan kita kembangkan terus bersama-sama stakeholder terkait," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya