Berita

Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo/Net

Politik

Pengamat: Sebagai Negarawan, Permintaan Maaf Prabowo Sangat Dinantikan

KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sikap resmi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pasca penangkapan kader spesialnya yang juga (mantan) Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo adalah hal paling dinantikan saat ini.

Seperti diketahui, Edhy Prabowo ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus ekspor benur lobster.

"Salah satu yang ditunggu publik setelah Edhy resmi jadi tersangka adalah sikap resmi Gerindra," ujar Direktur Parameter Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/11).


"Tentu jadi tanda tanya kenapa sampai sekarang belum ada pernyataan resmi dari Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra," imbuhnya.

Kata pengajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, Prabowo harus menunjukkan sikap seorang negarawan karena partai yang dia pimpin terjerumus dalam pusaran korupsi.

"Pernyataan maaf ke rakyat Indonesia karena telah khilaf terjebak ke pusaran korupsi. Ini sikap kenegarawanan yang baik yang mesti ditunjukkan partai," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya