Berita

Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung (batik), saat berada di Surabaya/Ist

Politik

Akbar Tanjung Turun Gunung Bakar Semangat Kader Golkar Surabaya Untuk Menangkan MA-Mujiaman

RABU, 25 NOVEMBER 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung, rela turun gunung untuk membakar semangat kader Partai Golkar Surabaya guna memenangkan pasangan calon (Paslon) Machfud Arifin-Mujiaman (MaJu).

Di hadapan ratusan kader Partai Golkar mulai pengurus DPD Golkar Surabaya maupun pengurus tingkat Kecamatan se-Surabaya, Selasa (24/11), Ketua DPR RI periode 1999-2004 ini berorasi di Hotel Wyndham untuk kemenangan paslon MaJu di Pilwali Surabaya.

Menurut Akbar Tanjung, Partai Golkar sudah melakukan berbagai persiapan-persiapan yang cukup jauh dan matang. Termasuk untuk Pilkada di Surabaya.


"Bagi kami, Partai Golkar, kemenangan yang kami peroleh di pilkada ini akan menjadi modal bagi kami dalam menghadapi pemilu 2024. Terutama pada pemilihan legislatif dan tentunya pemilihan Presiden,” katanya saat di atas podium Kampanye Tokoh Nasional.

Di Surabaya, politikus senior partai berlambang pohon beringin ini pun menyampaikan bahwa paslon nomor urut 2, Machfud-Mujiaman, adalah harapan Surabaya lebih baik.

“Mari kita all out mendukung. Kemenangan Pak Machfud, kemenangan rakyat Surabaya, sehingga ini juga kemenangan Golkar. Kader jangan ragu lagi, pilihan partai sudah final untuk membawa kemajuan dan perubahan lebih baik lagi bagi Kota Surabaya,” ajaknya di atas podium, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

“Kemenangan MaJu aka membawa kemenangan Golkar di Pemilu Legislatif 2024,” lanjutnya dengan semangat.

Dalam acara ini tampak calon Walikota Surabaya, Machfud Arifin, di tengah-tengah ratusan kader Golkar. Hadir pula Ketua DPD Golkar Jatim Sarmuji, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jatim Kodrat Sunyoto, dan Ketua DPD Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya