Berita

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari/Net

Politik

Alasan Keamanan, Debat Kandidat Pilkada Makassar Kembali Digelar Di Jakarta

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 08:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Debat kandidat pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar 2020 kembali digelar di Jakarta. Untuk debat kedua ini, seluruh pasangan calon dilarang membawa tim pendukung.

“Pertimbangan keamanan, sehingga debat kandidat putaran kedua kembali digelar di Jakarta. Itu keputusan rakor bersama aparat kepolisian dan Bawaslu,” jelas Komisioner KPU Makassar, Endang Sari, kepada wartawan, Senin (23/11).

Dalam debat kandidat ke-2 ini, seluruh paslon dilarang membawa tim pemenangan. Nantinya, debat kandidat hanya dihadiri seluruh paslon, 2 orang perwakilan Bawaslu Makassar, 4 orang tim kampanye pasangan calon, dan 7 atau 5 orang anggota KPU.


Selain itu, tambah Endang Sari, pengamanan di sekitar lokasi debat pun akan diperketat. KPU Makassar pun sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Seperti Polrestabes Makassar, Polda Sulsel, Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri.

Selain itu, menurut Endang Sari, persiapan pengamanan berlapis juga dilakukan pihak stasiun TV yang akan menyiarkan langsung dan digunakan tempatnya untuk acara debat kandidat ini.

“Hasil rakor kami dengan pihak stasiun TV, mereka juga sudah menyiapkan skenario pengamanan berlapis. Mulai dari personel kepolisian, security stasiun TV, tim Gegana, dengan pengamanan sampai radius 5 kilometer,” jelasnya.

Debat kandidat Pilkada Makassar 2020 ke-2 ini rencananya akan disiarkan langsung di Inews TV pada Selasa besok (24/11), pukul 20.00 hingga 22.30 WITA.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya