Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Viral Video Rusuh Di Petamburan, Begini Penjelasan Polisi

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 02:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Akhir pekan ini masyarakat ibukota sempat dikagetkan oleh tersebarnya sebuah video yang seolah menunjukkan ada kerusuhan di dekat markas besar Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Petamburan, Jakarta Pusat.

Seperti terlihat dalam video, ada tulisan yang menyebut FPI menyerang iring-iringan TNI di Petamburan, sambil diperlihatkan beberapa aparat menggunakan kendaraan taktis dan motor masuk ke jalan-jalan saat malam hari.

Aparat juga terihat menembakkan gas air mata dan mengejar kerumunan.


Akan tetapi, video tersebut dibantah oleh pihak kepolisian. Sambil menegaskan tidak ada kerusuhan di kawasan DPP FPI di Petamburan, Jakarta Pusat. Pihak Polsek Tanah Abang memastikan kawasan Petamburan masih kondusif.

"Kondusif sekal. Suasana di mulut gang pun sama halnya dengan gang lain pada umumnya," ucap Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang, AKP Haris Ahmad, Sabtu (21/11).

Ditambahkan Haris, saat ini di Petamburan III di dekat kantor DPP FPI terlihat ramai. Namun, tidak ada aktivitas mencurigakan yang dicurigai berpotensi menimbulkan kerusuhan.

"Ya memang ada warga atau pemuda duduk-duduk untuk antisipasi dan menjaga keamanan wilayahnya," jelas Haris.

Haris mengaku belum mengetahui pasti asal video tersebut. Dia hanya memastikan bahwa video tersebut tidak benar.

"Entah dari mana sumber video tersebut, sehingga tidak bisa dipastikan kebenarannya," tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya