Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Anies Baswedan Dipanggil Polisi, Ridwan Kamil Juga Harus Dapat Perlakuan Sama

RABU, 18 NOVEMBER 2020 | 14:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemanggilan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, oleh pihak Polda Metro Jaya terkait penegakan protokol kesehatan masih menjadi perdebatan. Pasalnya, hanya Anies saja yang saat ini dipanggil oleh kepolisian.

Padahal ada sejumlah kejadian serupa yang terjadi di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Namun, dua kepala daerah lainnya tak dapat panggilan aparat keamanan.

"Pengusutan atas dugaan kelalaian mematuhi protokol kesehatan ini bagus, tetapi ada aroma politis, karena ketegasan ini mengemuka untuk Anies," ucap Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (18/11).


Menurut Dedi, kerumunan massa juga sempat terjadi di banyak daerah dan diduga terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Namun demikian, sejauh ini tidak ada pemanggilan kepada kepala daerah tersebut.

"Bahkan khusus untuk momentum bersamaan dengan Anies, kerumunan juga terjadi di wilayah Jabar. Semestinya Gubernur Jabar (Ridwan Kamil) mendapat perlakuan sama dengan Anies," bebernya.

Untuk itu, Dedi pun meminta pihak kepolisian untuk berlaku adil dan proporsional dalam menindak tegas aparat yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan di wilayah masing-masing.

"Jangan sampai ada penilaian publik jika RK (Ridwan Kamil) mendapat pengecualian. Untuk itu ia pun layak dipanggil atas kelalaian menjaga wilayahnya dari kerumunan massa," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya