Berita

Ketua KPU Bandarlampung, Dedy Triadi/RMOLLampung

Politik

Debat Kandidat Sepi Respons, KPU Bandarlampung Bakal Tingkatkan Sosialisasi

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 14:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga Kota Bandarlampung seperti tak peduli dengan debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Buktinya, tak ada pertanyaan dari masyarakat, meski KPU telah membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat untuk menyampaikannya.

"Belum ada masukan pertanyaan dari masyarakat hingga H-7 debat, sehingga belum bisa diakomodir. Mungkin karena sosialisasi kita juga masih kurang," ujar Ketua KPU Bandarlampung, Dedy Triadi, Selasa (17/11).

Dedy melanjutkan, untuk debat ketiga, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan pertanyaan kepada setiap paslon.


"Kita sosialisasikan lagi agar bisa diserap pada debat ketiga nanti, sementara ada masukan pertanyaan dari BNN dan Komisi Informasi," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.  

Menurut Dedy, pertanyaan tersebut harus dikirimkan paling lambat satu minggu sebelum debat. Masyarakat dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan WhatsApp atau email resmi KPU dengan mencantumkan identitas pribadi.

Pada debat kedua yang akan digelar Rabu besok (18/11), giliran para calon Wakil Walikota Bandarlampung yang naik panggung. Yakni calon nomor urut 1 Johan Sulaiman, nomor 2 Tulus Purnomo, dan nomor 3 Deddy Amarullah.

Untuk debat ketiga rencananya dilakukan pada Jumat, 4 Desember 2020. Pada debat pamungkas ini akan diikuti oleh calon walikota dan wakil walikota secara langsung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya