Berita

Ketua KPU Pesawaran Yatin Putro Sugino/RMOLLampung

Politik

Gencar Sosialisasi, KPU Pesawaran Optimistis 80 Persen Pemilih Ikut Pilkada

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 09:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran terus gencar mensosialisasikan perekamam KTP-el yang dilakukan Disdukcapil dengan mengerahkan seluruh Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa.

Menurut Ketua KPU Pesawaran, Yatin Putro Sugino, sosialisasi disampaikan kepada para pemilih yang belum melakukan perekaman.

"Kita sudah buat jadwal per kecamatan untuk penjemputan bola yang dilakukan Disdukcapil untuk KTP-el. Nah untuk sosialisasi ke masyarakat kita meminta kepada PPK dan PPS agar dapat memberitahukan kepada seluruh aparatur pemerintahan desa, agar dapat memberitahukan kepada masyarakat yang belum memiliki KTP-el," ungkap Yatin kepada Kantor Berita RMOLLampung melalui sambungan telepon, Senin (16/11).


Dia mengatakan, perekaman kepada 7.176 orang yang masuk dalam DPT akan rampung sebelum 9 Desember.

"Kita yakin pasti selesai sebelum hari H (pemcoblosan-red), kita kan sudah memiliki semua datanya, dan saat ini juga jemput bola masih terus dilakukan oleh Disdukcapil," jelasnya.

Disinggung terkait tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 ini, KPU Pesawaran menargetkan di angka 80%.

"Kalau dari nasional itu target partisipasi di angka 77%, namun kita menargetkan untuk Pesawaran harus mencapai 80%. Kalau bisa sih lebih," tegasnya.

Untuk itu, Yatin melanjutkan, pihak KPU sampai tingkat bawah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait jadwal Pilkada yang jatuh pada 9 Desember mendatang.

"Setiap kunjungan yang kita lakukan ke bawah, kita selalu mensisipkan kepada masyarakat soal tanggalnya, sehingga mereka juga dapat memberitahukan kepada keluarga maupun para kerabat yang belum mengetahui. Kemudian kita juga meminta PPK dan PPS juga untuk melakukan hal yang sama, sehingga target partisipasi pemilih kita dapat tercapai," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya