Berita

Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial/RMOLJabar

Politik

Minuman Keras Beri Dampak Negatif Di Masyarakat, Walikota Bandung Dukung Penuh RUU Minol

MINGGU, 15 NOVEMBER 2020 | 00:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Minuman Beralkohol (Minol) dinilai banyak memberi dampak negatif terhadap kehidupan para pemakainya, pun di masyarakat luas. Sehingga, Walikota Bandung, Oded M. Danial, pun menyetujui Rancangan Undang-undang (RUU) Minol.

Hal tersebut disampaikan Oded menyusul pembahasan RUU Minol yang tengah dilakukan DPR RI. Dalam RUU Minol, satu dari sekian pasal yang menjadi sorotan adalah ancaman hukuman penjara 2 tahun atau denda Rp 50 juta bagi yang kedapatan menenggak Minol.

“Akibat alkohol, banyak kasus terjadi. Bukan sekadar mabuk-mabukan, tapi terjadi degradasi nilai. Tindakan kriminal terkadang juga dipicu pengaruh minuman beralkohol,” terang Oded, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Dengan adanya RUU tersebut, Oded berharap regulasi yang dihasilkan mampu memperketat peredaran Minol.

“Tapi memang minuman keras sudah digariskan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Kalau di suatu negeri sudah bebas urusan minuman keras maka hancurlah negeri itu,” tuturnya.

Ia optimis sanksi yang bakal diberikan dalam RUU Minil telah melalui pembahasan secara proporsional.

"Saya kira dewan yang terhormat akan membahas dengan proporsional. Kita lihat saja karena ini (RUU) kan baru dibahas,” kata Oded.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya