Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Politik

Di Bandarlampung, Ada 22 TPS Di 4 Kecamatan Masih Susah Sinyal

JUMAT, 13 NOVEMBER 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Pilkada di Bandarlampung cukup beragam. Belakangan, Bawaslu Bandarlampung menyatakan ada sejumlah wilayah yang masuk dalam blank spot (susah sinyal) dan berpotensi bencana.

Ketua Bawaslu Bandarlampung, Candrawansah mengatakan, April lalu pihaknya merilis ada 6 kecamatan yang termasuk dalam zona blank spot.

Terbaru, kata Candra, titik blank spot di terdapat di 4 kecamatan yang tersebar di 7 titik dan 22 TPS.


"Di antaranya Kecamatan Panjang di Kelurahan Waygubak ada 1 TPS dan Waylaga ada 2 TPS," kata dia, Jumat (13/11), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Kemudian di Kecamatan Telukbetung Timur di Kelurahan Kedaung ada 4 TPS, Kelurahan Batu Putu ada 4 TPS, dan Kelurahan Keteguhan ada 1 TPS.

Selanjutnya, Kecamatan Kemiling di Kelurahan Sumber Agung ada 8 TPS dan Kecamatan Sukarame Kelurahan Sukarame ada 2 TPS.

Selain blanks pot, Candrawansah juga mengatakan ada beberapa daerah di Bandarlampung yang berpotensi mengalami banjir, gempa bumi, dan bahkan longsor.

Dari 8 kabupaten kota lainnya yang menyelenggarakan Pilkada 2020, Bandarlampung memiliki potensi banjir tertinggi di 11 kecamatan. Kemudian, potensi gempa bumi ada 1 kecamatan, dan 6 kecamatan yang berpotensi longsor.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Kota Bandarlampung, Ahmad Nurizki, menyangkal ada titik blank spot di wilayah Kota Bandarlampung.

"Adapun tempat blank spot itu ada di pegunungan atau perbukitan. Kaitan tempat yang blank spot itu mungkin masalah operator selulernya, mungkin salah satu operator seluler di satu titik ini bisa, mungkin operator seluler lainnya kurang bagus," kata dia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya