Berita

Tri Rismaharini dan Eri Cahyadi/Net

Politik

Pengamat: Massifnya Dukungan Tanda Masyarakat Ingin Eri Cahyadi Lanjutkan Program Risma

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 11:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dukungan masyarakat terhadap calon walikota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan Eri Cahyadi terus bermuculan.

Pengamat politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Rachmah Ida mengatakan, maraknya dukungan warga adalah cerminan bahwa mantan Kepala Bappeko tersebut sudah sangat dikenal warga.

“Situasi ini menunjukkan bahwa figur Eri Cahyadi sudah sangat dikenal oleh warga. Mereka sudah mengenal Eri Cahyadi dan kinerjanya,” kata Rachmah kepada wartawan, Kamis (7/10).


Rachmah mengatakan, Eri memiliki kinerja yang terukur selama menjabat posisi di Pemkot Surabaya. Mulai dari pavingisasi di kampung-kampung, revitalisasi saluran air, menaikkan gaji ibu pemantau jentik (bumantik) hingga 400 persen, pembangunan taman-taman baru, hingga bedah rumah yang total penerima programnya saat ini mencapai hampir 4.000 rumah.

“Bahkan ada program Surabaya Smart City (SSC) yang menyentuh 500 kampung lebih. Saya yakin, ekspresi dukungan warga tersebut adalah buah dari kinerja Eri Cahyadi bertahun-tahun bahkan sebelum di Bappeko karena sebelumnya dia pernah menjabat kepala Dinas Cipta Karya dan plt kepala Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH),” jelasnya.

Karena kinerjanya yang memuaskan itulah, kata Rachmah, warga berani menyandingkan Eri dengan sosok Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

“Ini sebuah langkah endorsement yang bisa kita baca, kalau kamu mengenal Risma, maka kamu harus tahu Eri Cahyadi,” kata Rachmah.

“Artinya, selama ini Eri Cahyadi sudah masuk ke kampung-kampung tersebut secara langsung. Ada keinginan dari warga Surabaya agar Eri Cahyadi melanjutkan kepemimpinan Bu Risma,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya