Berita

Satgas TNI RDB Monusco menurunkan 32 pucuk senjata jenis AK-47 beserta 43 orang milisi bersenjata secara sukarela/Net

Dunia

Satgas TNI RDB Monusco Ukir Prestasi Menurunkan 43 Milisi Beserta 32 Pucuk Senjata

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (Monusco) kembali mengukir prestasi di tanah Afrika.

Prestasi itu adalah keberhasilan Satgas TNI RDB Monusco menurunkan 32 pucuk senjata jenis AK-47 beserta 43 orang milisi bersenjata secara sukarela melalui pendekatan persuasif dan dialog dengan para pemangku adat di Desa Nsela hingga Mapanda, Afrika, Senin (5/10).

Disela-sela kegiatannya, Komandan Satgas Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menyampaikan bawah perolehan senjata tersebut bukanlah hal yang didapat begitu saja, namun melalui proses yang cukup panjang dengan berbagai kegiatan patroli oleh prajurit Satgas TNI RDB dalam menjaga perdamaian dan keamanan di daerah misi.


Lanjutnya, untuk saat ini situasi dan kondisi di daerah misi dalam keadaan aman terkendali, akan tetapi masih ada beberapa wilayah lainnya yang rawan tindakan kriminal seperti perampokan dan penyerangan oleh kelompok bersenjata terhadap 60 warga sipil dan 7 orang FARDC yang mengakibatkan 4 orang meninggal dan 3 orang luka-luka yang terjadi di desa Nsela, belum lama ini.

Untuk itu, dengan sigap dia memerintahkan Wadansatgas Mayor Inf Yossy Buanan untuk segera merencanakan operasi pemutihan di wilayah COB Bendera yang dipimpin Mayor Inf Ismail Taruna Vijaya sebagai komando pelaksana di lapangan. 

Operasi yang diberi nama “Operasi Kuda Putih” ini melibatkan 80 personel Satgas yang terbagi menjadi 4 tim pelaksana yaitu Tim Pencari Informasi, Tim Cimic dan 2 Tim Pengamanan.

Monusco dalam hal ini Indo RDB dan CLA menjalin komunikasi dengan para pemimpin lokal N’Sela dan sekitarnya untuk menghubungi beberapa pemimpin kelompok bersenjata dan satu faksi MMAP yang diyakini selama ini selalu bermusuhan.

Dalam kurun waktu yang tidak singkat melalui berbagai kegiatan patroli rutin disertai kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) di wilayah Area of Resposibility (AoR) Indo RDB akhirnya operasi ini membuahkan hasil positif yaitu berhasil meyakinkan para milisi untuk kembali ke masyarakat beserta menyerahkan peralatan perangnya kepada Monusco dalam hal ini Indo RDB disaksikan Komandan FARDC Batalyon 222 Bendera, Kepala N’Sela dan pemimpin lokal lainnya di daerah tersebut.

Sampai dengan saat ini Satgas TNI RDB Konga XXXIX-B Monusco Kongo telah berhasil menyadarkan sebanyak 329 orang milisi bersenjata dan 133 pucuk senjata api dengan 436 butir amunisi.

Apresiasi luar biasa telah diberikan oleh masyarakat Demokratik Republik Congo (DRC), khususnya pemerintah DRC dan Monusco atas rentetan prestasi yang dicapai oleh Satgas TNI RDB Konga XXXIX-B Monusco dalam rangka meningkatan kesejahteraan masyarakat DRC melalui berbagai kegiatan cimic terpadu dan aksi-aksi heroik dalam rangka melaksanakan mandatnya sebagai pasukan pemelihara perdamaian PBB dengan menjalankan protection of civilian (POC).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya