Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Jubir Turki Kecam Macron Karena Jadikan Islam Dan Muslim Kambing Hitam Atas Kegagalan Prancis

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 10:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Turki mengeluarkan kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang agama Islam.

Lewat juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin, Turki menuding Macron sedang 'mendorong Islamophobia' dengan pernyataannya yang mengklaim bahwa 'Islam sedang dalam krisis'.

"Klaim Presiden Macron bahwa 'Islam dalam krisis' adalah pernyataan yang berbahaya dan provokatif, mendorong Islamofobia dan hasutan anti-Muslim," tulis juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin di Twitter, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin (5/10).


Kalin juga mengatakan bahwa alasan Macron sangat jauh dari kata rasional karena menjadikan agama sebagai kambing hitam untuk membuat sebuah kebijakan.

"Menjadikan Islam dan Muslim sebagai kambing hitam atas kegagalan Republik Prancis sangat jauh dari kebijakan rasional," kata Kalin.

Jumat lalu, Macron mengumumkan rencana kontroversialnya untuk melawan apa yang disebutnya sebagai 'separatisme Islam' di negara itu.

Dalam pidatonya, Macron mengklaim bahwa Islam adalah agama yang 'mengalami krisis di seluruh dunia'.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya