Berita

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad/RMOLLampung

Presisi

Polda Lampung: Pelaku Tusuk Syekh Ali Jaber Karena Gelisah Dengar Siraman Rohani

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 22:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Motif tersangka Alpin Andrian melakukan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, lantaran merasa gelisah saat mendengar siraman rohani.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, dia pernah bermimpi bertemu dengan Syekh Ali Jaber, dari situ dia mulai mencari tahu di media sosial, dan dia merasa gelisah," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Selasa (15/9).

Seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Pandra menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan urine, tersangka Alpin Andrian tidak dalam pengaruh narkotika.


"Tersangka telah dilaksanakan pemeriksaan urine dan ternyata hasilnya negatif," jelasnya.

Lanjutnya, terkait informasi yang berkembang tentang gangguan kejiwaan, pihak kepolisian tentunya meminta bantuan dari saksi ahli.

"Tentu penyidik meminta bantuan saksi ahli yaitu tim dokter dari RSJ Kurungan Nyawa di Kabupaten Pesawaran. Mabes Polri hal ini pusat kedokteran polri juga telah mengirim psikiater ahli," ujarnya.

Pandra menambahkan, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.

"Kami sebagai penyidik harus sesuai dengan harapan masyarakat. Perkara ini harus cepat, tepat dan akurat terhadap penerapan pasal," jelasnya.

Pandra menjelaskan ada 5 saksi yang telah diperiksa dan barang bukti berupa sebilah pisau bergagang kayu, baju gamis berwarna hitam, ada kaus berwarna putih dan ada kaus yang digunakan pelaku saat melakukan tindak pidana.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya