Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Inilah 5 Kementerian Yang Gelontorkan Total Dana Rp 90,45 M Untuk Bayar Influencer

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 14:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Indonesia Corruption Watch (ICW) telah menemukan data betapa besarnya anggaran yang digelontorkan rezim Joko Widodo untuk membayar influencer atau buzzer untuk mempromosikan kebijakannya.

Peneliti ICW, Egi Primayogha mengatakan, pihaknya menemukan data anggaran belanja pemerintah pusat, baik untuk aktivitas digital maupun influencer.

Dari data yang diambil ICW di website LPSE di 35 kementerian, 5 lembaga pemerintah non-kementerian dan 2 lembaga penegak hukum, yakni Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI, rezim Jokowi menggelontorkan dana senilai Rp 1,29 triliun untuk aktivitas digital.


Terkhusus anggaran untuk influencer atau buzzer senilai Rp 90,54 miliar sejak tahun 2017 hingga 2020 ini.

ICW pun merinci anggaran belanja pemerintah untuk aktivitas digital berdasarkan 10 institusi penggunaan anggaran terbesar sesuai dengan LPSE masing-masing institusi.

Rinciannya, Kementerian Pariwisata sebanyak 44 paket pengadaan senilai Rp 263,29 miliar, Kementerian Keuangan sebanyak 17 paket pengadaan senilai Rp 21,25 miliar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 14 paket pengadaan senilai Rp 1,95 miliar.

Selanjutnya, Kepolisian RI sebanyak 12 paket pengadaan senilai Rp 937 miliar Kementerian Perhubungan sebanyak 11 paket pengadaan senilai Rp 11 miliar, Kementerian Komunikasi dan Informatika sebanyak 9 paket pengadaan senilai Rp 21,27 miliar.

Kemudian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebanyak 8 paket pengadaan senilai Rp 2,7 miliar, Badan Koordinasi Penanaman Modal sebanyak 4 paket pengadaan senilai Rp 2,15 miliar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 3 paket pengadaan senilai Rp 3,47 miliar dan Kementerian Dalam Negeri sebanyak 2 paket pengadaan senilai Rp 1,35 miliar.

"Untuk anggaran, paling terbesar adalah Kepolisian RI justru, dari jumlah paket pengadaan lebih sedikit dibanding Kementerian Pariwisata, nilai paket pengadaannya mencapai Rp 937 miliar," ujar Egi Primayogha saat konferensi pers bertajuk "Rezim Humas: Berapa Miliar Anggaran Influencer?" yang diselenggarakan ICW, Kamis (20/8).

Selain itu, ICW kata Egi juga mencatat lima kementerian yang menggelontorkan anggaran untuk influencer terbesar senilai Rp 90,4 miliar dengan total 40 paket pengadaan.

Di antaranya, Kementerian Pariwisata sebanyak 22 paket pengadaan senilai Rp 77,66 miliar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 12 paket pengadaan senilai Rp 1,6 miliar, Kementerian Komunikasi dan Informatika sebanyak 4 paket pengadaan senilai Rp 10,83 miliar.

Selanjutnya, Kementerian Perhubungan sebanyak 1 paket pengadaan senilai Rp 195,8 juta dan Kementerian Pemuda dan Olahraga sebanyak 1 paket pengadaan senilai Rp 150 juta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya