Berita

Iran merupakan salah satu negara yang geram dengan langkah Uni Emirat Arab (UEA) untuk menjalin kesepakatan damai dengan Israel melalui mediasi Amerika Serikat/Net

Dunia

UEA Merapat Ke Israel, Iran Ubah Haluan

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 23:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kesepakatan perdamaian terbaru yang ditandatangani oleh Israel dan Uni Emirat Arab (UEA), dengan mediasi dari Amerika Serikat, akan mengubah sikap Iran terhadap UEA.

Begitu peringatan yang dilontarkan oleh seorang komandan tinggi Iran, yakni Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri pada akhir pekan ini.

Dengan tegas dia memperingatkan bahwa UEA kini akan menjadi "tersangka utama" untuk setiap masalah di Teluk Persia.


"Sayangnya, UEA telah mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Israel yang membunuh anak-anak," kata Bagheri pada hari Minggu (16/8).

"Pendekatan Teheran ke UEA akan berubah. Jika sesuatu terjadi di wilayah Teluk Persia dan jika keamanan nasional kami rusak, betapapun kecilnya, kami akan meminta pertanggungjawaban UEA untuk itu dan kami tidak akan mentolerirnya," sambungnya, seperti dikabarkan Russia Today.

Diketahui bahwa kesepakatan perdamaian, yang digadang-gadang sebagai kerberhasilan dari mediasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan tim negosiatornya itu akan memulihkan hubungan diplomatik antara Israel dan UEA.

Salah satu poin dalam kesepakatan itu antara lain adalah Israel setuju untuk "menangguhkan" rencananya untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat.

Kesepakatan itu mengundang kemarahan, bukan hanya dari Iran tapi juga dari banyak negara Muslim lainnya.

Presiden Iran Hassan Rouhani pada akhir pekan ini bahwa mengatakan bahwa itu adalah "kesalahan besar" yang dilakukan oleh pihak UEA.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya