Berita

Patroli gabungan Turki dan Rusia di Suriah November 2019/Net

Dunia

Rusia Tangguhkan Sementara Patroli Gabungan Bersama Pasukan Turki Di Idlib Suriah

SABTU, 15 AGUSTUS 2020 | 10:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Akibat provokasi yang dilakukan secara konsisten oleh kelompok militan Rusia memutuskan untuk menangguhkan partisipasinya dalam patroli dengan Turki di sepanjang jalan raya strategis M4 di provinsi Idlib Suriah.

Hal itu diungkapkan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (13/8).

“Patroli gabungan Rusia-Turki di jalan raya Idlib telah dihentikan karena provokasi terus menerus dari militan di wilayah tersebut,” ungkap Zakharova, seperti dikutip dari Memo, Jumat (14/8).


Zakharova menyatakan bahwa faksi-faksi di Idlib menyerang pangkalan Hmeimim di pedesaan Latakia dengan drone, seraya menambahkan bahwa serangan terhadap Hmeimim ini sebagai sesuatu yang sangat mengganggu.

“Untuk mencapai stabilitas permanen di zona de-eskalasi di Idlib tidak mungkin kecuali teroris dinetralkan,” tegas Zakharova.

Patroli gabungan terakhir dilakukan beberapa hari yang lalu di sepanjang jalan raya, meliputi wilayah Saraqib, timur Idlib, hingga Ain Al-Hour, utara Latakia.

Rusia telah melakukan patroli bersama dengan Turki di sepanjang Jalan Raya M4 di Suriah sebagai bagian dari  ketentuan  perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani awal tahun ini.

Namun, mereka telah diserang beberapa kali, termasuk pada  pertengahan Juli  ketika tiga tentara Rusia dan sejumlah tentara Turki terluka setelah bom pinggir jalan menghantam konvoi mereka.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya