Berita

Pesawat bantuan Armenia untuk Beirut/Net

Dunia

Armenia Mengirimkan Bantuan Lebih Dari 36 Ton Bahan Makanan Dan Obat-obatan Ke Beirut

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 17:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Armenia mengirimkan bantuannya untuk bencana ledakan Beirut. Wakil Perdana Menteri Tigran Avinyan mengatakan, pesawat ketiga yang tiba hari ini memuat 12 ton bantuan kemanusiaan untuk Beirut. Selesai mengirimkan bantuan, pesawat tersebut kembali ke Armenia dengan mengangkut warga Armenia yang terdampak, untuk dipulangkan.

Pemerintah Armenia dan Artsakh (Nagorno-Karabakh) telah memberi Lebanon lebih dari 36 ton barang-barang penting, seperti makanan dan obat-obatan.

Lima puluh enam warga Armenia Lebanon telah kembali ke rumah pada dua penerbangan sebelumnya. Mereka adalah warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian akibat ledakan di Beirut, seperti dikutip dari Radio Of Armenia, Rabu (12/8).


Menurut Avinyan, mereka yang dipulangkan adalah warga negara Republik Armenia atau anggota keluarga dari warga negara Republik Armenia, dan bertempat tinggal di Armenia.

“Orang-orang Armenia mendukung persaudaraan dengan Lebanon, dan dukungan kami akan terus berlanjut,” kata Avinyan.

Juru bicara Kantor Komisaris Tinggi Urusan Diaspora Armenia, Amalya Karapetyan, mengatakan warga yang dipulangkan itu bisa mengajukan bantuan jika mereka memiliki masalah terkait kesehatan atau pekerjaan, seperti yang disampaikannya kepada News Am.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya