Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Rusia Kirim Vaksin Buatannya Ke Filipina, Duterte Siap Jadi Orang Pertama Yang Disuntik

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan bahwa dirinya telah ditawari oleh pemerintah Rusia untuk uji coba vaksin virus corona buatan negara itu.

Sebagai wujud rasa syukur dan demi membangun kepercayaan, Duterte menyatakan dirinya secara sukarela siap menjadi orang pertama yang akan diuji.

“Saat vaksin tiba, saya akan disuntik di depan umum. Percobaan pada saya dulu, tidak masalah bagi saya,” kata Duterte seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (11/8).


Kantor Kepresidenan Filipina Selasa (11/8) mengatakan bahwa Filipina siap untuk bekerja dengan Rusia dalam uji coba vaksin, pasokan dan produksi.

"Saya akan memberitahu Presiden (Vladimir) Putin bahwa saya memiliki kepercayaan besar pada studi anda dalam memerangi Covid-19 dan saya percaya bahwa vaksin yang Anda hasilkan sangat baik untuk kemanusiaan," kata Duterte.

Hingga saat ini Filipina memiliki 136.638 kasus virus korona yang dikonfirmasi, menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara.

Pada hari Senin, ia melaporkan infeksi baru sebanyak 6.958, peningkatan harian terbesar yang oleh Departemen Kesehatan dikaitkan dengan kesalahan dalam database-nya yang gagal menghitung hasil tes sebelumnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya