Berita

Penanganan pasien Covid-19/Net

Dunia

Dalam Enam Pekan, Infeksi Covid-19 Berlipat Ganda Jadi 20 Juta Kasus Di Dunia

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Infeksi Covid-19 di dunia sudah memasuki babak baru yang lebih suram. Angka 20 juta kasus sudah didapatkan berdasarkan perhitungan dari Universitas Johns Hopkins pada Selasa (11/8).

Penyebaran virus corona terus meluas dan berlipat ganda.

Diidentifikasi pertama kali di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada akhir Desember 2019, virus corona menyebar ke hampir seluruh penjuru dunia.


Hanya membutuhkan waktu lebih dari tiga bulan yaitu 2 April hingga infeksi mencapai 1 juta kasus.

Kurang dari tiga bulan setelahnya, tepatnya pada 28 Juni, infeksi melonjak hingga melewati 10 juta kasus.

Hanya membutuhkan waktu kurang dari enam pekan hingga akhirnya jumlah infeksi berlipat ganda menjadi 20 juta kasus pada hari ini.

Selama dua pekan terakhir, hampir setiap harinya ada seperempat juta kasus baru yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Lonjakan terjadi di wilayah Amerika Latin dan Asia.

Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara dengan jumlah infeksi paling tinggi, yaitu 5 juta kasus. Di bawahnya ada Brasil dengan 3 juta kasus dan India dengan 2,2 juta kasus.

Melonjak cukup tinggi, Afrika Selatan sudah mencapai 563 ribu kasus, berada di posisi kelima setelah Rusia dengan 890 ribu kasus.

Beberapa negara yang sebelumnya dianggap berhasil mengendalikan wabah mulai mengalami peningkatan kasus, seperti Australia, Korea Selatan , Vietnam, hingga Hong Kong.

Sementara Selandia Baru sudah berhasil mempertahankan nol kasus baru selama 100 hari terakhir.

Angka kematian akibat virus juga terus bertambah menjadi 736.208 di dunia. AS memiliki 163 ribu kematian, Brasil 101 ribu kematian, Meksiko 53 ribu kematian, Inggris memiliki 46 ribu kematian, dan India memiliki 45 ribu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya