Berita

Jet Tempur Rafale yang dibeli India/Net

Dunia

Lima Dari Puluhan Jet Tempur Rafale Prancis On The Way Menuju India, Dijadwalkan Tiba Hari Ini

RABU, 29 JULI 2020 | 16:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lima jet pertama dari sejumlah jet tempur Rafale Prancis yang dibeli India dengan nilai miliaran dolar sedang dalam perjalanan menuju India sejak Senin (28/7). Pengiriman jet tempur yang kontroversial itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dengan China.

Kesepakatan yang diperkirakan bernilai 9,4 miliar dolar AS itu telah dibayangi oleh tuduhan korupsi yang dilontarkan oleh partai Kongres oposisi, meskipun Perdana Menteri India Narendra Modi telah menolak klaim tersebut.

Jet yang dibangun oleh Dassault Aviation -dan diterbangkan oleh petugas dari Angkatan Udara India (IAF)- lepas landas dari Merignac di Prancis barat daya, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP via GT, Selasa (28/7).


Mereka mengisi bahan bakar di udara beberapa kali dalam perjalanan dan juga singgah di Al Dhafra Uni Emirat Arab, tempat Perancis memiliki pangkalan udara.

Pada hari ini Rabu (29/7) mereka dijadwalkan tiba di pangkalan udara Ambala di India utara, sekitar 200 kilometer dari perbatasan Pakistan dan China.

Kepala Staf Angkatan Udara India Marsekal RKS Bhadauria akan menyambut kedatangan pesawat tempur buatan Perancis itu.

Kementerian Pertahanan Prancis mengatakan, mereka disertai oleh dua pesawat pengisian bahan bakar Phenix MRTT A330 dari Angkatan Udara Prancis, salah satunya membawa 70 ventilator, 100 ribu test kit dan tim 10 pakar kesehatan untuk mendukung India dalam perangnya melawan Covid-19.

Pengiriman jet Rafale, 36 di antaranya dipesan oleh India pada September 2016,  secara resmi dimulai pada Oktober tetapi pesawat tetap di Prancis untuk pelatihan pilot dan mekanik.

Pengiriman harus selesai pada tahun 2022.

"Saya sangat terkesan dengan efisiensi luar biasa dan tekad Angkatan Udara India dan Kementerian Pertahanan India," kata Chief Executive Officer Dassault Aviation, Eric Trappier.

Dia mengatakan bahwa terlepas dari pandemi Covid-19, mereka telah berhasil "menguasai dengan cepat semua aspek Rafale untuk menghibur kedaulatan India dan berkontribusi pada perlindungan dan keamanan rakyat India.”

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya