Berita

Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Winston Peters dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Oktober 2018/Net

Dunia

Bertemu Menlu Selandia Baru, Retno Marsudi Harap Bisa Segera Implementasikan Kerja Sama Senilai Rp 59 M

RABU, 29 JULI 2020 | 12:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah tantangan akibat pandemik Covid-19, Indonesia dan Selandia Baru terus meningkatkan hubungan kerja sama. Salah satunya dengan melakukan Joint Ministerial Commission (JMC) ke-9.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, JMC yang dilakukan dengan Selandia Baru adalah yang pertama dilakukan secara virtual, yaitu pada Rabu (29/7).

Kepada wartawan, Retno mengungkap hasil pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters.


"Selandia Baru termasuk salah satu negara yang telah melakukan kerja sama dengan Indonesia selama pandemik, yaitu berupa komitmen kerja sama senilai 6,12 dolar NZ atau Rp 59,4 miliar," ujar Retno.

Retno menjelaskan, komitmen kerja sama tersebut diberikan Selandia Baru dalam bentuk peningkatan kualitas layanan tes Covid-19, yaitu senilai Rp 6,3 miliar kepada Eijkman Institute for Molecular Biology.

Kemudian senilai Rp 48,6 miliar disalurkan melalui UNICEF untuk peningkatan layanna komunikasi risiko terhadap komunitas, penyediaan dan distribusi alat pelindung diri (APD), peralatan kebersihan, dan pencegahan infeksi, serta peningkatan layanan lainnya.

Sementara Rp 4,5 miliar digunakan untuk keperluan-keperluan lainnya.

"Indonesia mengharapkan realisasi kerja sama dalam konteks Covid-19 ini dapat segera diimplementasikan," imbuh Retno.

Ada dua dokumen yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut. Pertama, Joint Statement by Foreign Ministers of Republic Indonesia and New Zealand at the Ninth Ministerial Commission. Kedua, penandatanganan Plan of Action for Indonesia-New Zealand Comprehensive Partnership untuk periode 2020-2024.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya