Berita

Pemimpin Gereja Kristen Ortodok Fener Bartholomew bersama Erdogan/Net

Dunia

Pemimpin Gereja Ortodoks Bartholomew Berterima Kasih Kepada Erdogan Atas Pembukaan Biara Sumela

RABU, 29 JULI 2020 | 10:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin Gereja Kristen Ortodok Fener-Yunani, Bartholomew, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan atas pemulihan Biara Sumela dan pembukaan kembali biara itu untuk dikunjungi.

Biara Sumela yang bersejarah di Turki dibuka kembali untuk dikunjungi pada hari Selasa setelah pekerjaan restorasi, dimana biara ini telah dijadikan Museum oleh Republik Turki selama 88 tahun lalu atau lebih lama dari Aya Sofia.

Direktorat Komunikasi Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Erdogan dan Bartholomew berbicara melalui telepon.


"Bartholomew menyatakan rasa terima kasihnya kepada Erdogan atas dukungan dan minatnya dalam pemulihan Biara Sumela," terang direktorat, seperti dikutip dari AA, Rabu (29/7).

Dalam kesempatan yang sama Bartholomew juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha kepada umat Islam khususnya yang ada di Turki.

Pekerjaan restorasi di biara agung itu telah selesai setelah lansekap, penyelidikan, dan penguatan pemeliharaan geologi dan geoteknik batuan dilakukan di kompleks biara.

Salah satu pusat wisata religi paling penting di Turki itu sebagian telah dibuka untuk pengunjung pada Mei 2019 setelah melewati upaya pemulihan selama lebih dari tiga tahun, yang dimulai pada Februari 2016.

Terletak di distrik Macka, Biara Sumela adalah situs sejarah dan budaya yang penting. Bangunan bersejarah itu dimasukkan dalam daftar sementara situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2000.

Pembukaan kembali Biara Sumela sekaligus menjawab kritikan barat kepada Erdogan terkait pembukaan kembali Aya Sofya sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim.

"Jika Turki tidak menghormati budaya yang berbeda, seperti yang diklaim oleh beberapa negara Barat, itu tidak akan memulihkan dan melestarikan artefak bersejarah seperti itu," kata Erdogan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya