Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu: Israel Siap Hadapi Hizbullah Dalam Setiap Skenario Di Perbatasan

RABU, 29 JULI 2020 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketegangan antara Israel dan pasukan Hizbullah di perbatasan semakin tinggi, meski kelompok paramiliter tersebut mengaku tidak memiliki intensi untuk menyerang Israel.

Setelah mengklaim Hizbullah sedang "bermain api", Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya telah mempersiapkan berbagai skenario ketegangan di perbatasan selatan Lebanon.

Hal tersebut disampaikan oleh Netanyahu dalam pertemuan keamanan yang diadakan di Komando Utara Angkatan Darat Israel pada Selasa (28/7).


"Tentara Israel siap untuk semua skenario yang mungkin. Kami akan terus mengambil langkah-langkah untuk mencegah Iran mengerahkan militer di wilayah kami. Kami akan melakukan segalanya untuk membela diri," ujar Netanyahu seperti dikutip Anadolu Agency.

"Kami mencegah upaya infiltrasi ke tanah kami," tegasnya.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengungkap pasukannya telah menggagalkan upaya infiltrasi Hizbullah di wilayah Jabal Ros pada Senin (27/7).

Sebelumnya, media Israel melaporkan terjadi insiden baku tembak di Shebaa Farm yang terletak di persimpangan perbatasan Lebanon-Suriah dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Netanyahu sendiri mengatakan, itu adalah upaya Iran untuk memperdalam kehadiran militernya di wilayah tersebut. Mengingat Iran selama ini memberikan dukungan kuat pada Hizbullah.

Namun Hizbullah membantah klaim tersebut. Hizbullah menyanggah adanya bentrokan di perbatasan.

Ketegangan antara Israel dan Hizbullah terjadi ketika seorang anggotanya terbunuh dalam serangan udara yang diyakini diluncurkan oleh Israel di sebuah situs dekat ibukota Suriah, Damaskus. Hizbullah bersumpah akan membalas serangan tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya