Berita

Penyerahan simbolis 100 ventilator dari pemerintah Amerika Serikat kepada pemerintah Indonesia/Ist

Dunia

Kirim Ventilator Untuk Indonesia, AS Komitmen Bantu Penanganan Covid-19

SELASA, 28 JULI 2020 | 14:50 WIB

Pemerintah Indonesia menerima 100 ventilator sebagai bagian dari komitmen Amerika Serikat (AS) untuk membantu menangani pandemik Covid-19 di berbagai negara di seluruh penjuru dunia.

Penyerahkan 100 ventilator tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Dutabesar AS Heather Variava kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Selasa (28/7).

"Kami dengan bangga mengirimkan komitmen ini. Amerika Serikat memberikan akses pasokan medis dan ventilator kepada Indonesia untuk melawan Covid-19," ujar Variava.


"Sebanyak 100 ventilator akan dikirimkan hari ini untuk memberi fleksibilitas bagi Indonesia guna merawat pasien selama pandemik," sambungnya.

Variava mengatakan, bantuan ventilator adalah bagian program US Agency for International Development (USAID). Adapun ventilator tersebut diproduksi oleh Vyaire Medical asal Chicago.

Dijelaskan oleh Retno, bantuan ventilator tersebut merupakan realisasi pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dan Presiden AS, Donald Trump pada 24 April 2020.

Ia menjelaskan, pengiriman 100 ventilator tersebut hanyalah tahap pertama dari komitmen AS untuk memberikan bantuan sebanyak 1.000 ventilator yang akan dikirm bertahap hingga Agustus.

"Untuk itu, atas nama rakyat dan pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Amerika Serikat," ujar Retno.

Lebih lanjut, Retno berharap hubungan Indonesia dan AS akan terus berlanjut hingga mencapai Kerja Sama Stategis dan bukan hanya memitigasi Covid-19.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya